Hubungan Lingkungan & Pembangunan


Pembangunan di Kota Jakarta terkesan mengabaikan aspek sosial budaya dan ekologi. Selama ini pemerintah dinilai lebih memprioritaskan pembangunan dalam bidang ekonomi. Seperti pembangunan mal-mal besar diJakarta dan sekitarnya dimana hanya mementingkan kaum menengah keatas. Pemerintah seharusnya menyeimbangkan antara pembangunan dengan lingkungan. Karena terlihat pemerintah saat ini terkesan mengesampingkan dampak pembangunan terhadap lingkungan.

Contohlah Singapura sebagai kota yang seharusnya dijadikan contoh oleh Pemda DKI Jakarta. Singapura adalah kota tropis yang cocok dijadikan acuan oleh pemerintah. Pembangunan,dapat dilakukan tanpa merusak ekosistem yang ada. Menurut Iwan, dalam membangun, pengembang seharusnya mematuhi aturan-aturan yang ada.

Sebelum membangunan, seharusnya ada hitung-hitungan ekologis yang harus dilakukan, karena dengan melakukan perhitungan secara ekologis tersebut, developer dapat menutup kerusakan yang terjadi dengan membangun infrastruktur yang ramah terhadap lingkungan.

Pemerintah terkesan tebang pilih dalam melakukan pembangunan. Pemerintah sering menggusur PKL (pedagang kaki lima) yang dianggap merusak tata lingkungan kota. Sebaliknya, pemerintah terkesan diam ketika yang melakukan pelanggaran adalah orang-orang berduit. Seharusnya Jangan hanya masyarakat kecil yang ditindak karena melakukan pelanggaran, tapi juga orang-orang besar.

0 Response to Hubungan Lingkungan & Pembangunan

Posting Komentar